Luar Biasa, Orang Indonesia yang Mendunia Karena Kecerdasannya
Kalau berbicara tentang orang terpintar di Indonesia sepanjang sejarah mungkin yang ada di benak kita pertama kali adalah golongan orang cina atau bahkan orang-orang dari luar yang masuk ke Indonesia. Nyatanya orang terpintar di Indonesia sepanjang sejarah ini adalah tokoh yang murni lahir dan dibesarkan di Indonesia.
Memang sih kalau dibandingkan dengan negara lain jumlah orang jenius di Indonesia masih sangat sedikit ketimbang negara-negara seperti Singapura, Cina, Jepang, dan sebagainya.
Sebenarnya orang terpintar itu diciptakan bukan dilahirkan. Walaupun terkadang memang ada orang yang lahir dengan tingkat IQ di atas rata-rata. Tetapi itu tidak bisa dijadikan acuan sepenuhnya.
Sebenarnya orang terpintar itu diciptakan bukan dilahirkan. Walaupun terkadang memang ada orang yang lahir dengan tingkat IQ di atas rata-rata. Tetapi itu tidak bisa dijadikan acuan sepenuhnya.
Walaupun kita memiliki IQ yang rendah tapi kita bisa kok jadi orang paling pintar di Indonesia selama kita ada kemauan dan tekad untuk berusaha.
Jangan karena melihat orang lain keturunan Cina kita langsung menyimpulkan dia pintar, belum tentu.
Saat ini jumlah orang terpintar di negara Indonesia mungkin masih kalah dari negara lain. Tetapi itu bukanlah seseuatu yang harus kita renungi terus-terusan.
Melainkan harus kita jadikan motivasi agar bagaimana negara kita ini bisa bersaing dengan negara-negara hebat di luar sana.
Saat ini kita memiliki beberapa orang terpintar di Indonesia yang terkenal di berbagai negara. Mereka adalah salah satu sosok yang berperan penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Jangan karena melihat orang lain keturunan Cina kita langsung menyimpulkan dia pintar, belum tentu.
Saat ini jumlah orang terpintar di negara Indonesia mungkin masih kalah dari negara lain. Tetapi itu bukanlah seseuatu yang harus kita renungi terus-terusan.
Melainkan harus kita jadikan motivasi agar bagaimana negara kita ini bisa bersaing dengan negara-negara hebat di luar sana.
Saat ini kita memiliki beberapa orang terpintar di Indonesia yang terkenal di berbagai negara. Mereka adalah salah satu sosok yang berperan penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Berikut beberapa orang terpintar di Indonesia sepanjang sejarah beserta fotonya :

1. Nelson Tansu
Nelson Tansu adalah pria kelahiran Medan, Sumatera Utara tepatnya pada tanggal 20 Oktober 1977.
Ia adalah seorang peneliti dan akademisi nanoteknologi dan optoelektronika yang berasal dari Indonesia. Ia merupakan orang yang menjadi tenure-track Assistant Professor di Universitas Lehigh pada usia 25 tahun.
Tansu yang gemar makan nasi padang ini mampu menggeser lebih dari 300 doktor sehingga bisa mendapatkan jabatan tersebut di Universitas Lehigh.
Riset Tansu adalah dalam bidang fisika terapan atau Applied Physics terutama dalam bidang nanoteknologi dan fotonika semikonduktor.
Ia telah menjadi Peter C. Rossin (Term Chair) Assistant Professor selama April 2007 hingga April 2009.
Lalu pada Mei 2009 ketika berusia 31 tahun sampai pada April 2010, Tansu dipromosikan sebagai Associate Professor dengan tenure (berkedudukan) di Lehigh University.
Di bulan Mei 2010, Tansu juga dipromosikan sebagai Class of 1961 Chair Associate Professor di Universitas Lehigh.
Sang Nelson Tansu adalah putra dari Iskandar Tansu (Almarhum) dan Auw Lie Min (Almarhum).
Nelson Tansu lahir dan besar di Medan dan menyelesaikan pendidikannya dari TK, SD, SMP, dan SMA di Yayasan Perguruan Sutomo 1 Medan.
Pada Mei 1995 Nelson Tansu juga menjadi lulusan terbaik ketika menyelesaikan pendidikan SMA-nya. Lalu melanjutkan studinya pada jenjang pendidikan S1 (BS) sampai S3 (Phd) di salah satu Universitas di Madison yaitu Wiconsin University.

2. Muhammad Arief Budiman Ph.D
Salah satu orang terpintar di Indonesia adalah Muhammad Arief Budiman Ph. D. Adalah seorang pria berkelahiran tanah Yogyakarta pada tanggal 28 September 1970 atau usia saat ini umur 46 tahun ini merupakan ilmuwan Indonesia yang bekerja di Orion Genomic AS.
Muhammad Arief Budiman mendapatkan gelar S1 dan S2 di Texas A&M University yakni Botani untuk S1 pada tahun 1994 sedangkan S2 tahun 1999 pada bidang Bioteknologi.
Arief Budiman menyandang gelar S3 dari Clemson University Genomics Institute dari tahun 1999 hingga tahun 2000. Pada awalnya beliau bercita-cita menjadi seorang pilot, kemudian karena beberapa alasan ia lalu ingin menjadi dokter.
Takdir berkata lain, pada masa SMP beliau terpaksa harus berkacamata. Hal itulah yang membuat anak pekerja pabrik tekstil GKBI ini sekarang menjadi seorang motor riset utama
di Orion Genomic.
Yang mana perusahaan tersebut adalah salah satu perusahaan riset bioteknologi bergengsi di St. Louis, Amerika Serikat.
Yang mana perusahaan tersebut adalah salah satu perusahaan riset bioteknologi bergengsi di St. Louis, Amerika Serikat.
Posisi jabatannya pun tak tanggung-tanggung yakni Kepala Library Technologies Group. Beliau adalah satu dari enam orang eksekutif kunci perusahaan genetika tersebut menurut Business Week.
Genetika adalah cabang dari ilmu biologi yang mempelajari tentang gen dan pembawa sifat pada makhluk hidup.
Peran ilmu ini semakin penting untuk kedepannya yaitu pada bidang rehabilitasi lingkungan, solusi melawan penyakit bahkan untuk menjawab keperluan pangan dunia.
Muhammad Arief tidak hanya terkenal di perusahaannya. Beliau juga populer di kalangan ilmuwan negara adidaya yang menjadi pusat utama pengembangan ilmu tersebut.
Ia juga adalah salah satu anggota dari American Association for Cancer Research dan American Society for Plant Biologists.
Asosiasi peneliti kanker ini bukanlah perkumpulan ilmuwan biasa. Bahkan dokter bertitel Ph.D pun belum tentu bisa masuk menjadi anggota dari asosiasi ini.
Untuk bisa jadi bagian dari asosiasi ini maka seseorang harus proaktif meneliti tentang penyakit kanker pada manusia.
Bukan hanya itu, seseorang juga harus membawa surat rekomendasi dari professor sudah lebih dulu aktif dalam riset tersebut serta mengetahui secara pasti riset dan kontribusi orang itu terkait kanker.

3. Prof Dr. KHOIRUL ANWAR
Salah satu orang terpintar berikutnya adalah Prof Dr. KHOIRUL ANWAR. Beliau telah menemukan teknik transmisi wireless dengan menggunakan dua buah Fast Fourirer Transform (FFT), yakni FFT besar dan (I)FFT kecil.
Ia menggunakan dua buah pada transmitter dan dua buahnya lagi pada receiver.
Dan karena teknik ini beliau mendapatkan penghargaan dari IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS) pada bulan Januari 2006 di California.
Bahkan teknik yang Prof. Dr Khoirul Anwar temukan ini dijadikan sebagai Standard International Telecommunication Union (ITU), ITU-R S.2173 and ITU-R S.1878.
Setelah dimodifikasi untuk multiple acces, teknologi ini dijadikan sebuah basis dari SC-FDMA (Single Carrier Frequency Division Multiple Access) yang umum digunakan pada uplink 4G LTE.
Prof. Dr. Khoirul Anwar adalah putra dari pasangan Sudjiarto (almarhum) dan Siti Patmi. Lelaki yang lahir di Kediri ini adalah salah satu alumni Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung.
Khoirul Anwar lulus dengan menyandang predikat cumlaude sekaligus sebagai wisudawan terbaik Fakultas Teknologi Industri.
Bukan hanya itu, beliau juga termasuk salah satu dari tiga wisudawan terbaik se-ITB pada tahun 2000. Sebagai bentuk penghargaan kampus padanya, Khoirul didaulat menjadi pembicara pada acara wisudawan ITB tersebut.
Setelah itu beliau memutuskan untuk bekerja di salah satu perusahaan IT di Jakarta selama kurang lebih 2 tahun. Lalu pada tahun 205 beliau melanjutkan studi pendidikan S2-nya di Nara Institute of Science and Technology (NAIST) dan akhirnya memperoleh gelar M. Eng.
Dan untuk gelar S3-nya yakni Dr. Eng ia dapatkan di kampus yang sama pada tahun 2008.
Sekian Artikel Hari ini Semoga Bermanfaat
